Saturday, July 15, 2006

Polisi Dar-der-dor dengan Ipong

Terkait Kasus Jaksa Ferry-Pdt Susianti

Poso - Andi Ipong hendak diringkus. Tapi buronan kasus penembakan ini bernyali besar. Tembakan peringatan polisi dibalas tembakan. Baku tembak pun tak terelakkan.

Aksi tembak-tembakan bak film laga Hollywood itu berlangsung cukup mencekam di Poso Kota, Sulawesi Tengah, pukul 11.30 Wita, Sabtu (2/7/2005). Tapi apesnya, Ipong tak kunjung tertangkap. Pasukan polisi pun ditambah. Namun belum ada hasil.

Peristiwa bermula saat seorang anggota Brimob melihat Ipong di sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani. Hal itu dilaporkan ke Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri.

Satu regu yang terdiri dari 10 personel langsung menuju lokasi Ipong yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ipong diduga kuat terlibat dalam penembakan Jaksa Muda Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Ferry Silalahi dan Pendeta Susianti Tinulele.

Pengejaran terhadap Ipong dilakukan dengan menggunakan mobil Toyota Kijang Krista ke Jalan Ahmad Yani. Tapi ternyata Ipong tidak ada lagi di situ. Ipong ternyata sudah lari ke Jalan Yos Sudarso.

Polisi pun berlompatan keluar dari mobil dan mengejar Ipong. Karena Ipong tak mau berhenti lari, polisi melepas tembakan peringatan. Bukannya berhenti lari, Ipong malah membalas tembakan itu.

Komandan pasukan polisi pun langsung menginstruksikan Ipong ditembak. Peluru pun bermuntahan dari senjata laras panjang Senapan Serbu Dua (SS-2) polisi yang wajahnya ditutup sapu tangan itu. Dar-der-dor! Tak mau kalah, Ipong membalas dengan pistol.

Tapi Ipong memang licin. Dia dengan cepat berpindah dari Jalan Yos Sudarso, kembali ke Jalan Ahmad Yani. Kedua jalan ini hanya terpisah oleh bangunan bekas bioskop dan rumah penduduk.

Polisi yang mengejar Ipong kemudian kehilangan jejak. Rumah warga pun langsung di-sweeping. Komandan pasukan sempat marah dengan seorang pemilik rumah yang tidak kooperatif yang tidak mempersilakan rumahnya digeledah. Negosiasi berlanjut, Ipong pun tak kunjung ditemukan.***

0 comments:

Blog Info

BLOG ini berisi sejumlah catatan jurnalistik saya yang sempat terdokumentasikan. Isi blog ini dapat dikutip sebagian atau seluruhnya, sepanjang menyebutkan sumbernya, karena itu salah satu cara menghargai karya orang lain. Selamat membaca.

Dedication Quote

ORANG yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca, karena itu sumber hikmah. Menyediakan waktu tertawa karena itu musiknya jiwa. Menyediakan waktu untuk berfikir karena itu pokok kemajuan. Menyediakan waktu untuk beramal karena itu pangkal kejayaan. Menyediakan waktu untuk bersenda gurau karena itu akan membuat awet muda.Menyediakan waktu beribadah karena itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa. [Anonim]