PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo, menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan.
Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebagai tameng.
Penyerangan itu terjadi, setelah Ketua FPK Erwin Lamporo kalah dalam pemilihan Ketua KNPI Sulteng Periode 2010-2013 yang berlangsung Selasa (28/12) sore.
Penyerangan itu terjadi, sesaat setelah Pimpinan Sidang, Muhammad Wartabone mengumumkan hasil pemilihan, yang dimenangkan Yahdi Basma dengan meraih 57 suara, disusul Syahriar Lamakampali dengan 22 suara, Erwin Lamporo empat suara dan Ma'ruf Ansar dua suara.
Atas hasil pemilihan itu, massa FPK dari sejumlah kampung yang dimobilisasi Erwin Lamporo, kemudian marah dan menyerang peserta Musyawarah Provinsi Pemuda KNPI di dalam ruangan. Kaca gedung hancur dan mobil di parkiran pun dirusak massa.
Sebelumnya, dalam aksi unjukrasa yang berlangsung di halaman Graha KNPI, Erwin Lamporo mengatakan siap bertanggungjawab jika terjadi aksi anarkis yang dilakukan massanya***
Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebagai tameng.
Penyerangan itu terjadi, setelah Ketua FPK Erwin Lamporo kalah dalam pemilihan Ketua KNPI Sulteng Periode 2010-2013 yang berlangsung Selasa (28/12) sore.
Penyerangan itu terjadi, sesaat setelah Pimpinan Sidang, Muhammad Wartabone mengumumkan hasil pemilihan, yang dimenangkan Yahdi Basma dengan meraih 57 suara, disusul Syahriar Lamakampali dengan 22 suara, Erwin Lamporo empat suara dan Ma'ruf Ansar dua suara.
Atas hasil pemilihan itu, massa FPK dari sejumlah kampung yang dimobilisasi Erwin Lamporo, kemudian marah dan menyerang peserta Musyawarah Provinsi Pemuda KNPI di dalam ruangan. Kaca gedung hancur dan mobil di parkiran pun dirusak massa.
Sebelumnya, dalam aksi unjukrasa yang berlangsung di halaman Graha KNPI, Erwin Lamporo mengatakan siap bertanggungjawab jika terjadi aksi anarkis yang dilakukan massanya***